Pages - Menu

Halaman

Minggu, 26 Februari 2023

Ps. Calvin Waworuntu " Selangkah ada ke depan "

 Ps. Calvin Waworuntu " Selangkah ada ke depan"


Mazmur 23:1-6 (TB)  Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku. 
Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang; 
Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya. 
Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku. 
Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah. 
Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa. 

Ratapan 3:22-23 (TB)  Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, 
selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu! 

Mazmur 27:5 (TB)  Sebab Ia melindungi aku dalam pondok-Nya pada waktu bahaya; Ia menyembunyikan aku dalam persembunyian di kemah-Nya, Ia mengangkat aku ke atas gunung batu. 

Yohanes 21:15-17 (TB)  Sesudah sarapan Yesus berkata kepada Simon Petrus: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini?" Jawab Petrus kepada-Nya: "Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku."
Kata Yesus pula kepadanya untuk kedua kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?" Jawab Petrus kepada-Nya: "Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku."
Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?" Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya: "Apakah engkau mengasihi Aku?" Dan ia berkata kepada-Nya: "Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku.





POINT'' PENDALAMAN FIRMAN:

Serial Khotbah Selangkah ada ke Depan 

- Mujizat Kreatif akan Mengikuti kita 

- Diam di rumah Tuhan 

- Ia Mengangkat aku ke atas gunung batu

 - Komitmen Mengasihi Tuhan.  


Ps. Calvin Waworuntu ( Gembala GPdI JPA )

Ibadah Raya 2 Minggu Batik GPdI Pusat Airmadidi 26022023




DOKUMENTASI VIDEO IBADAH RAYA 2 " MINGGU BATIK " - MINGGU, 26 Februari 2023

 DOKUMENTASI VIDEO IR 2 

" MINGGU BATIK "







Stay Connected with GPdI Jemaat Pusat Airmadidi

Subscribe GPdI JPA Youtube channel 

• YouTube GPdI Pusat Airmadidi

https://youtube.com/channel/UCI8vpMxnh-ufuYJa7kDP2og

• Instagram GPdI Airmadidi

https://www.instagram.com/p/CODUvtPHzgJ/

...

• Facebook 

https://www.facebook.com/Gpdipusatairmadidi/

• Blog

https://jpachannel.blogspot.com/?m=1

• Tiktok

tiktok.com/@multimediajpa

• Email GPdI Pusat Airmadidi

gpdipusatairmadidi@gmail.com

•Email multimedia JPA

multimediajpa@gmail.com

•Youtube multimediajpa

https://youtube.com/channel/UCnjpnXemnN1wzqpJhVr8rzw

--------------------------------

Motto JPA : " Anda Bukan Orang Asing, Tetapi Keluarga Kami Dalam Tuhan " 

JPA VISION : " Mempersiapkan Bagi Tuhan Suatu Umat Yang Layak Bagi-Nya "

( LUKAS 1:17c )


#KeluargaJPA #TuhanBekerja #JPABerdampak #Ibadah2023 #JPA2023 #HistoryMaker2023 #PembuatSejarah2023 #Pantekosta #Video #JPAVision #TheFutureIsNow #GPdI #GPdIJPA #Praise #Worship #multimediaJPA

Sabtu, 25 Februari 2023

Ps. Calvin Waworuntu Serial Khotbah History Maker " Keperkasaan & Kebesaran Tuhan "

Ps. Calvin Waworuntu Serial Khotbah History Maker   " Keperkasaan & Kebesaran Tuhan "


Mazmur 108:13 (TB)  (108-14) Dengan Allah akan kita lakukan perbuatan-perbuatan gagah perkasa, sebab Ia sendiri akan menginjak-injak para lawan kita. 

Matius 5:16 (TB)  Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga."

Matius 24:12 (TB)  Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin.

Roma 1:16-17 (TB)  Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani.
Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: "Orang benar akan hidup oleh iman." 

Filipi 1:6 (TB)  Akan hal ini aku yakin sepenuhnya, yaitu Ia, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai pada akhirnya pada hari Kristus Yesus.

Roma 12:3 (TB)  Berdasarkan kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku, aku berkata kepada setiap orang di antara kamu: Janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi dari pada yang patut kamu pikirkan, tetapi hendaklah kamu berpikir begitu rupa, sehingga kamu menguasai diri menurut ukuran iman, yang dikaruniakan Allah kepada kamu masing-masing.

Amsal 23:7 (TB)  Sebab seperti orang yang membuat perhitungan dalam dirinya sendiri demikianlah ia. "Silakan makan dan minum," katanya kepadamu, tetapi ia tidak tulus hati terhadapmu.




 Serial Khotbah History Maker " Keperkasaan & Kebesaran Tuhan  "

 - Berbuat baik

 - Kasih

 - Tak terbatas, Penuh Kuasa, Mujizat

 - Antara Harapan & Iman 

- Keintiman pada Tuhan


Ps. Calvin Waworuntu ( Gembala GPdI JPA )

Ibadah Raya 1 Minggu Batik GPdI Pusat Airmadidi 26022023



DOKUMENTASI VIDEO IBADAH RAYA 1 " MINGGU BATIK " - MINGGU, 26 Februari 2023

  DOKUMENTASI VIDEO IR 1 

" MINGGU BATIK "




Stay Connected with GPdI Jemaat Pusat Airmadidi

Subscribe GPdI JPA Youtube channel 

• YouTube GPdI Pusat Airmadidi

https://youtube.com/channel/UCI8vpMxnh-ufuYJa7kDP2og

• Instagram GPdI Airmadidi

https://www.instagram.com/p/CODUvtPHzgJ/

...

• Facebook 

https://www.facebook.com/Gpdipusatairmadidi/

• Blog

https://jpachannel.blogspot.com/?m=1

• Tiktok

tiktok.com/@multimediajpa

• Email GPdI Pusat Airmadidi

gpdipusatairmadidi@gmail.com

•Email multimedia JPA

multimediajpa@gmail.com

•Youtube multimediajpa

https://youtube.com/channel/UCnjpnXemnN1wzqpJhVr8rzw

--------------------------------

Motto JPA : " Anda Bukan Orang Asing, Tetapi Keluarga Kami Dalam Tuhan " 

JPA VISION : " Mempersiapkan Bagi Tuhan Suatu Umat Yang Layak Bagi-Nya "

( LUKAS 1:17c )


#KeluargaJPA #TuhanBekerja #JPABerdampak #Ibadah2023 #JPA2023 #HistoryMaker2023 #PembuatSejarah2023 #Pantekosta #Video #JPAVision #TheFutureIsNow #GPdI #GPdIJPA #Praise #Worship #multimediaJPA

WARTA EDISI 26 FEBRUARI 2023

 WARTA SEPEKAN













&






MOTTO JPA : " ANDA BUKAN ORANG ASING, TETAPI KELUARGA KAMI DALAM TUHAN "
& JPA VISION : " Mempersiapkan Bagi Tuhan Suatu Umat Yang Layak Bagi-Nya " ( LUKAS 1:17c )


JPA VISION 2023 : " HISTORY MAKER " ( PEMBUAT SEJARAH ) | Komunitas Warga GPdI JPA secara online! Anda bebas membicarakan semua tentang GPdI JPA, memberikan komentar, kesaksian, informasi, ataupun kiritikan untuk GPdI JPA agar lebih baik!!

#KeluargaJPA​​​ #TuhanBekerja​​​ #JPABerdampak​​​ #JPAVision​​​ #HistoryMaker2023 #PembuatSejarah2023 #GPdI​​​ #GPdIJPA​​​ #Praise​​​ #Warta #InfoIbadah​​​ #multimediaJPA





Jumat, 24 Februari 2023

RENUNGAN EDISI 26 FEBRUARI 2023

 RENUNGAN HARIAN


RENUNGAN SENIN
Bacaan: PENGKHOTBAH 2:1-11

Bacaan Setahun: Bilangan 16-18

Nas: Aku berkata dalam hati: "Mari, aku hendak menguji kegirangan! Nikmatilah kesenangan! Tetapi lihat, juga itu pun sia-sia." (Pengkhotbah 2:1)


Alamat Kebahagiaan

Seorang anak kecil datang ke sebuah restoran. "Saya ingin membeli ini untuk ibu, " katanya sambil menyodorkan selembar resep dari dokter. Rupanya anak itu salah alamat. "Nak, " pelayan restoran itu tersenyum, "Apa yang kau mau beli tidak ada di sini, tetapi ada di apotek tepat di sebelah restoran ini."

Kekeliruan anak kecil itu mungkin membuat kita tertawa geli. Namun, tahukah kita bahwa di kehidupan ini ada satu alamat yang banyak orang sering salah kunjungi? Alamat itu adalah tempat di mana kebahagiaan berada. Faktanya, kebahagiaan yang hanya ada pada Tuhan, sering kali dicari di tempat-tempat lain, seperti materi, nafsu duniawi dan ketenaran. Salomo adalah seorang yang pernah menjelajah semua alamat di dunia yang tampak menawarkan kebahagiaan. Di akhir upayanya mencari rasa bahagia, ia mengatakan bahwa semua upayanya sia-sia. Perkataan Salomo bukan sekadar isapan jempol belaka. Itulah sebabnya, Alkitab mencatatnya sebagai seorang yang begitu kaya dan termasyhur. Situasi kehidupan demikian membuat Salomo cenderung berpetualang mencari kebahagiaan. Sayangnya setelah mengunjungi tempat-tempat berlabel materi, nafsu duniawi dan ketenaran, Salomo tidak jua menemukan yang ia cari-cari selama ini.

Seseorang yang mencari kebahagiaan di tempat-tempat yang salah hanya membuang waktu dan tenaganya untuk mengerjakan hal sia-sia. Sungguh amat disayangkan jika kita termasuk bagian dari orang-orang tersebut. Ingat, kebahagiaan dirasakan oleh hati kita. Itulah alasan mengapa kebahagiaan hanya dapat diberi oleh Tuhan, Sang Pembentuk Hati Manusia. Jadi apabila kita ingin mencari kebahagiaan, maka alamat yang tepat adalah Tuhan. --LIN/www.renunganharian.net

* * *
ALAMAT KEBAHAGIAAN ADA PADA TUHAN,
DAN SELAMANYA ITU TIDAK AKAN BERPINDAH.

* * *


RENUNGAN SELASA
Bacaan: AMSAL 31

Bacaan Setahun: Bilangan 19-20

Nas: Hati suaminya percaya kepadanya, suaminya tidak akan kekurangan keuntungan. (Amsal 31:11)


Membangun Saling Percaya

Seorang hamba Tuhan mengunggah status media sosial mengenai perbandingan cara pasangan suami-istri masa kini mengawasi pasangannya, guna memastikan tidak ada perselingkuhan. Mulai dari menggunakan CCTV, menyewa orang khusus untuk mengawasi, sampai meretas handphone supaya dapat melihat percakapan pasangan di media sosial, kalau-kalau ada yang mencurigakan. Tak lupa ia berbagi tentang satu cara, yang terbukti manjur karena sudah diterapkan dalam relasinya bersama sang istri, yakni saling menjaga kepercayaan!

Dalam menjalani kehidupan rumah tangga, seorang istri memang perlu mendapat kepercayaan dari sang suami. Inilah yang menjadikannya sebagai wanita yang cakap dan berharga, bahkan melebihi permata lainnya (ay. 10). Hal yang sama juga perlu diberikan oleh seorang wanita terhadap suaminya. Tak ada yang lebih menyedihkan, sekaligus mengesalkan bagi seorang pria kecuali tidak dipercaya oleh istrinya sendiri. Dalam relasi antara suami-istri, ketidakpercayaan justru dapat menjadi celah, bahkan pendorong untuk seseorang mulai mencoba menjalin kedekatan dengan lawan jenisnya-karena ada kebutuhan yang gagal dipenuhi pasangannya, tetapi diperolehnya dari orang lain.

Salah satu pengukur tingkat kepercayaan pada pasangan adalah adanya ketenangan dalam hati saat pasangan kita berada di luar rumah dan tidak sedang bersama kita. Bagaimana dengan tingkat kepercayaan kita kepada suami/istri kita? Masihkah hati kita tenang ketika pasangan sedang tidak bersama kita, tanpa perlu melakukan pengawasan ketat? --GHJ/www.renunganharian.net

* * *
TANPA ADANYA KEPERCAYAAN,
RELASI ANTARPASANGAN AKAN MUDAH HANCUR.

* * *


RENUNGAN RABU
Bacaan: EZRA 4:1-4

Bacaan Setahun: Bilangan 21-22

Nas: Tetapi Zerubabel, Yesua, dan para kepala kaum keluarga orang Israel yang lain berkata kepada mereka: "Bukanlah urusan kita bersama, sehingga kamu dan kami membangun rumah bagi Allah kami, karena kami sendirilah yang hendak membangun bagi TUHAN, Allah Isra (Ezra 4:3)


Kebulatan Tekad Hidup

Pepatah "maju terus pantang mundur" menggambarkan kebulatan tekad untuk terus melangkah dengan yakin, sekalipun harus menghadapi berbagai tantangan yang dapat menghambat langkah kita serta membutuhkan pengorbanan. Keyakinan itu sendiri didasarkan pada harapan akan sesuatu yang bisa kita dapatkan. Untuk itulah maka keyakinan itu dijawab dengan tindakan nyata, guna mencapai harapan tersebut.

Kebulatan tekad ini yang dirasakan oleh Zerubabel, Yesua, serta para kepala kaum keluarga orang Israel ketika membangun kembali Bait Allah, sesudah mereka pulang dari pembuangan. Dalam pembangunan itu, mereka dihambat oleh lawan-lawan mereka dengan menggunakan tipu daya (ay. 2) dan juga ancaman (ay. 4). Lawan-lawan mereka sendiri adalah tawanan yang dibuang di Samaria, yang juga membangun kuil untuk dewa-dewa mereka disana, sehingga mereka tidak menyukai pembangunan kembali Bait Allah. Sekalipun menghadapi hambatan yang mengancam nyawa mereka, bangsa Israel tetap teguh dalam tekadnya untuk membangun Bait Allah. Tekad kuat itu didasarkan pada keyakinan bahwa Allah yang menjadi harapan mereka, telah membebaskan mereka dari pembuangan. Dengan membangun Bait Allah, mereka menjawab perintah Allah, serta bertekun dalam tekadnya.

Kebulatan tekad para kepala kaum keluarga bangsa Israel tersebut hendaknya menjadi teladan bagi kita untuk terus melangkah maju dengan tekad kuat. Karena Allah akan menuntun langkah kita, seperti juga dengan langkah bangsa Israel. --ZDP/www.renunganharian.net

* * *
KEBULATAN TEKAD AKAN MENGUATKAN KITA
UNTUK DAPAT MELANGKAH MAJU.

* * *


RENUNGAN KAMIS
Bacaan: AMSAL 27:1-11

Bacaan Setahun: Bilangan 23-25

Nas: Lebih baik tetangga yang dekat dari pada saudara yang jauh. (Amsal 27:10c)


Tetangga Rasa Saudara

Kecanggihan teknologi saat ini memudahkan kita terhubung setiap saat dengan orang-orang yang kita cintai, sekalipun masing-masing tinggal di kota atau belahan bumi berbeda. Namun tanpa kita sadari, hal ini bisa membuat kita merasa tidak membutuhkan orang-orang yang secara fisik berada dekat dengan kita. Khususnya, terhadap para tetangga atau jiran, yakni mereka yang rumahnya berdekatan atau sebelah-menyebelah dengan kita. Kita mengabaikan kehadiran mereka. Situasi ini khususnya semakin lumrah terjadi pada masyarakat perkotaan, di mana setiap orang berlaku seperti orang asing.

Namun kita perlu sadar, bahwa ada hal-hal yang hanya dapat dilakukan oleh orang-orang yang secara fisik hadir di dekat kita. Ini khususnya ketika kita berada dalam situasi darurat atau mendesak. Seorang teman yang terserang stroke dapat terselamatkan karena tetangganya segera membawanya ke rumah sakit. Upaya pembobolan rumah berhasil digagalkan setelah seorang tetangga curiga lalu menghubungi si pemilik rumah. Seorang ibu yang jatuh di kamar mandi dapat tertolong karena sang tetangga curiga melihat lampu teras yang tetap menyala walau hari sudah siang. Dan kita tahu, masih banyak kisah lain soal ini.

Alkitab telah mengajarkan ini sejak lama. Bahwa kehadiran tetangga yang dekat lebih baik dari pada saudara yang jauh. Karenanya, kita seharusnya menjalin relasi yang baik dengan para tetangga kita. Saling menghormati serta menjalin hubungan baik dengan mereka. Itulah yang pada akhirnya akan menghasilkan persaudaraan yang rekat dengan mereka. --HT/www.renunganharian.net

* * *
MENJALIN RELASI YANG BAIK SERTA MENGHARGAI ORANG-ORANG DI DEKAT KITA,
AKAN MEMBUAT KITA MEMILIKI BANYAK SAUDARA BARU.

* * *


RENUNGAN JUMAT
Bacaan: AMSAL 18:14

Bacaan Setahun: Bilangan 26-27

Nas: Orang yang bersemangat dapat menanggung penderitaannya, tetapi siapa akan memulihkan semangat yang patah? (Amsal 18:14)


Jangan Sampai Patah Semangat!

Suatu pagi, saya sedikit berargumen dengan ibu saya karena beliau terus-menerus mengeluhkan kondisi tubuhnya yang terasa lemah. Saya agak terganggu melihat kurangnya semangat dalam dirinya, sehingga mencoba mendorongnya agar mengobarkan semangat untuk bangun dan memulai aktivitas. Namun, upaya saya terlihat sia-sia karena ibu saya memilih menyerah pada kelemahan tubuhnya. Hingga suatu hari ibu saya mulai bangkit semangatnya dan dapat memulai aktivitas sepanjang hari tersebut.

Ada dua hal kontradiktif yang disajikan penulis kitab Amsal hari ini, mengenai efek dari semangat dalam diri seseorang. Orang yang bersemangat diyakini dapat menanggung penderitaan yang sedang dialaminya. Sebaliknya, orang yang sudah patah semangat, sukar untuk dipulihkan, sehingga penulis Amsal sampai menuliskannya dengan nada bertanya. Kuncinya ada pada diri orang yang patah semangat itu. Selama ia belum menyadari dan mampu menyemangati dirinya sendiri, maka upaya pemberian semangat dari luar dirinya pun akan sia-sia. Mengapa orang bersemangat dapat menanggung penderitaannya? Karena ada harapan dan keyakinan dalam dirinya bahwa suatu saat penderitaannya akan berakhir.

Faktor kunci yang sering kali melemahkan semangat adalah ketika kita mengizinkan situasi dan kondisi melemahkan semangat kita. Kondisi yang bisa dilawan dengan iman dan harapan yang selalu ada di dalam Tuhan (Ams. 23:18). Tuhan yang kita sembah, sanggup untuk mengubah penderitaan dan kubangan air mata menjadi sukacita besar. Jadi, mari bersemangat! --GHJ/www.renunganharian.net

* * *
SEMANGAT YANG BERKOBAR MENANDAKAN KUATNYA HARAPAN
DAN KEYAKINAN KEPADA TUHAN.

* * *


RENUNGAN SABTU
Bacaan: KEJADIAN 9:18-29

Bacaan Setahun: Bilangan 28-29

Nas: Maka Ham, bapa Kanaan itu, melihat aurat ayahnya, lalu diceritakannya kepada kedua saudaranya di luar. (Kejadian 9:22)


Keburukan yang Diceritakan

Seorang jemaat memutuskan untuk tidak ke gereja lagi setelah gembala sidangnya menjadikan kisah hidupnya sebagai ilustrasi khotbah. Walau namanya disamarkan, jemaat-jemaat lain cepat mencari tahu sampai akhirnya masalahnya terkuak dan menjadi gosip hangat di gereja. Awalnya, jemaat ini hanya konseling, tetapi ia sangat menyesal dan menganggap gembala sidangnya tidak beretika dengan memakai kisah hidupnya sebagai ilustrasi khotbah tanpa izin kepadanya lebih dulu. Keburukannya secara tidak langsung dibeberkan dan dijadikan konsumsi publik.

Ham pun demikian, ketika melihat aurat ayahnya, seharusnya ia dapat diam dan bergegas mengambil pakaian untuk menutupinya. Tetapi justru Ham menceritakan pada kedua saudaranya (ay. 22). Tindakan menceritakan ini yang tidak tepat. Bersyukurnya, Sem dan Yafet tidak bersikap seperti Ham. Kedua saudara Ham ini mengambil tindakan tepat: mereka lantas mengambil sehelai kain dan membentangkannya pada bahu mereka berdua, lalu mereka berjalan mundur, menutupi aurat ayahnya sambil berpaling muka (ay. 23). Setelah Nuh sadar dari mabuknya, Nuh mengutuk Ham (ay. 25) dan memberkati Sem dan Yafet (ay. 26-27).

Setiap orang tentu memiliki sisi baik dan buruk. Jika Tuhan mengizinkan kita untuk menolongnya berubah dari sisi buruknya, apakah baik jika kita menceritakan keburukannya pada orang lain seperti Ham? Atau maukah kita bersikap seperti Sem dan Yafet, bahkan tetap mengasihi orang yang kita tahu memiliki keburukan tersebut? Kasih menutupi segala sesuatu, jadi percayalah, tanpa kita perlu menceritakan keburukannya pada orang lain, kasih itu sendirilah yang sanggup mengubahkannya. --YDS/www.renunganharian.net

* * *
KASIH MEMAMPUKAN SESEORANG BERTINDAK BIJAK.

* * *


MOTTO JPA : " ANDA BUKAN ORANG ASING, TETAPI KELUARGA KAMI DALAM TUHAN "
& JPA VISION : " Mempersiapkan Bagi Tuhan Suatu Umat Yang Layak Bagi-Nya " ( LUKAS 1:17c )


JPA VISION 2023 : " HISTORY MAKER " ( PEMBUAT SEJARAH ) | Komunitas Warga GPdI JPA secara online! Anda bebas membicarakan semua tentang GPdI JPA, memberikan komentar, kesaksian, informasi, ataupun kiritikan untuk GPdI JPA agar lebih baik!!

#KeluargaJPA​​​ #TuhanBekerja​​​ #JPABerdampak​​​ #JPAVision​​​ #HistoryMaker2023 #PembuatSejarah2023 #GPdI​​​ #GPdIJPA​​​ #Praise​​​ #Renungan #InfoIbadah​​​ #multimediaJPA